Ragaku di sini sekarang, tapi tidak untuk jiwaku
Aku masih berdiri di sini saat ini
Tapi telah terbang setengah hatiku
Pergi bersamanya yang telah lari
Bersama gundah hatinya yang entah ada di mana sekarang
Ia pergi begitu saja
Tanpa menungguku
Tanpa memberiku isyarat
Untuk ku menemukan jejaknya
Ia tlah hilang oleh peradaban ragaku
06/02/2008
Bungaku
Cinta itu kini entah kemana
Seperti tenggelam dalam keterpautan yang samar muka
Bermain api kini ku terbakar
Meluluh lantakkan jiwaku nan tersayat
Hingga hatiku mati akan rasa
08/02/2008
Bungaku
Jika memang aku tak pantas
Jangan lah kau pernah singgah
Jika benar aku tak berguna
Kenapa selalu kau datang?
Dan bodohnya diriku
Benar-benar bodoh
12/02/2008
Bungaku
Aku semakin kaku mengartikanmu
Setiap gerakku yang terbatas
Mengintai di persimpangan hati yang telah merana
Dan kau semakin jauh berlari
Hingga hujan mengantarkanku sore itu
Menyapuku lembut bersama bayu
Kau mungkin tak peduli
Tapi aku memperhatikannya
Menemani di setiap jengkal senyum
Yang mengembang bersama lesung pipit itu
Manis sekali
Kalau kau berkata aku rindu
Yah..memang aku rindu
Tapi jangan minta aku melupakan
Karma bagiku ini terlalu indah untuk dilupakan
13/02/2008
Bungaku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar