Sabtu, 22 Maret 2008

ukiran nisan

merayap pelan menuju kematian

berpesan tulisan ukiran nisan

berkembara sahut sahutan suara malaikat tuntunan tuhan

hanya sebuah luka goresan saat ku berenang ke tepian

laun waktu hempas kesombongan

larut dalam sebuah kenistaan

derajat niat pangkat berlabuh setan

bertunggal sikap nan kebodohan

seribu sihir menyulap kekayaan

neraka hati tatap di ujung jalan

ukiran nisan masih di depan

di pahat indah di antara kotoran

nyawa dengan indah melayang topan

biarpun petaka melukis kehangatan

deru bising sejumlah kawanan

semasa di dunia berteman setan

beribut tawa neraka tuhan

sesal lalu mengharap ampun tuhan

Tidak ada komentar: