Sabtu, 22 Maret 2008

_psikoanalisa_

dalam sejumlah kesadaran

alam menyembah pengakuan angin

yang mengabarkan duka dari

seluruh benda

Adapun kediaman pikiranku

Merujuk rayu

Pada langit yang menggambarkan

Wajahmu..

Dan guratmu bukan berupa

Senyuman menyambut malam

Aku tidak ingin memperdebatkan

Bahwa hujan tetap kau simpan

di belahan mata

yang telah menggurat senja

sebenar-benarnya aku

tidak pernah tahu seberapa dalam

alam tidak sadarku

juga..

makna kesetiaan pikir

tentang kematianku di tanganmu

_inoncent_

070905

Tidak ada komentar: