Otakku harus kau cuci dengan ludahmu
Ibunda…
bersama seribu caci dan dengki ini
telah kutelan segala kegetiran
tanpa ada dawai keharmonisan
dari setiap maki
Mataku harus kau tutup dengan kafan
pembungkus tubuhmu
Ibunda…
Agar usai segala cerai
karena kasihku yang tererai
oleh cumbu perpisahan berpuluh kali
Nafasku harus kau hisap sampai lumat
Ibunda…
Dan akan kau dapati gumpalan gumpalan
merah,menghitam
karena kesakitan yang telah beku
sejak beribu tahun lalu
aku menunggu, agar waktu tak usang
untuk menantimu
Maka air mata ini
kutuangkan dalam cawan kerinduan
dari segala api kemarahan
thePancasilaExam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar