Dia menusukku dari belakang
ketika kuundang pada perjamuan makan
malam
Dia menusukku
setelah kuhidangkan puing kesetiaan
setelah sekian malam
kami mendekap kebersamaan
Dia menusukku
pun ketika habis kusuapi
hidangan termahal dari kulkas peradaban
Dia menusukku
pada luka yang sama
pernah dia ciptakan
Dia menusukku
ketika luka itu belum mongering
Dia menusukku
saat baru kubangun lagi
hatiku
Dia menusukku
pada darah yang baru saja membeku
Dia menusukku
Menusukku
Dan menusukku
Bersama seringai yang tergadai
oleh kebasa basian sang pembantai
01.05.05

Tidak ada komentar:
Posting Komentar