arah sudah tak percaya lagi pada penglihatannya
juga pada angin yang senantiasa melarikan berjuta
peristiwa jadi debu
karena itu aku sangsi
dengan yang benar tanpa iya
dengan yang satu dalam angka
denganku tanpamu denganmu tanpaku
adalah bocah yang rebut roti kawan
namun bocah itu bilangan cacah
jadi jangan menyanggah
tak ada lagi langit di dalam tubuhku,
dan tubuhku lenyap serta…
inn_28 mei ‘05

Tidak ada komentar:
Posting Komentar