Sabtu, 22 Maret 2008

“Tak ada langit di dalam tubuhku”

arah sudah tak percaya lagi pada penglihatannya

juga pada angin yang senantiasa melarikan berjuta

peristiwa jadi debu

karena itu aku sangsi

dengan yang benar tanpa iya

dengan yang satu dalam angka

denganku tanpamu denganmu tanpaku

adalah bocah yang rebut roti kawan

namun bocah itu bilangan cacah

jadi jangan menyanggah

tak ada lagi langit di dalam tubuhku,

dan tubuhku lenyap serta…

inn_28 mei ‘05

Tidak ada komentar: