Sepiku lelap dalam kerendahan hela nafas
Mengupas senja hingga polos
Terbungkus angin..... dalam selimut malam
Sendanya bernuansa cerita ceria
Guraunya samarkan duka mendera
Sepiku terhempas
Dalam riuh ombak hidup
tak henti mengiris, memeras darah
dari luka yang mengintip
sakit, menjadi penghibur dipersimpangan jalan
sepiku, senyumlah disenja akhir!
Karna semua mengalun hingar
Disudut kalbu.....
Ayu, 18 April 2007

Tidak ada komentar:
Posting Komentar